Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:40 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum: Insan Pers Profesional adalah Aset Bangsa.

JAKARTA, – Pertanyaan “masih adakah pers yang nasionalis?” dijawab oleh Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI). Organisasi ini menegaskan masih banyak wartawan dan media yang bekerja secara profesional, idealis, dan mencintai Indonesia, Sabtu (25/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., menanggapi pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyinggung istilah “londo ireng”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPP AKPERSI menyatakan menghormati Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Namun organisasi pers berharap setiap penyampaian terkait insan pers disampaikan secara proporsional.

“Kami mengingatkan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak semua wartawan, jurnalis, maupun media adalah ‘londo ireng’. Masih sangat banyak insan pers yang berjiwa nasionalis, idealis, berintegritas, dan profesional,” ujar Rino di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Peran Pers Diatur Undang-Undang

Rino menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, wartawan dan media memiliki fungsi strategis dalam kehidupan berbangsa.

“Pers berfungsi menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, menjalankan kontrol sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan wartawan dan media yang berlandaskan fakta, data, dan kepentingan publik bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah.

“Kritik yang membangun merupakan bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara. Wartawan profesional hadir untuk membantu mengingatkan apabila ada kebijakan yang perlu dievaluasi demi kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia,” tegas Rino.

Ajak Junjung Kode Etik Jurnalistik

DPP AKPERSI mengajak seluruh wartawan, jurnalis, perusahaan media, dan organisasi pers di Indonesia untuk terus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

“Independensi, profesionalisme, serta pemberitaan yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan harus terus kita jaga bersama,” kata Rino.

Di sisi lain, DPP AKPERSI berharap hubungan antara pemerintah dengan wartawan dan media dapat terus dibangun melalui komunikasi yang sehat, saling menghormati, serta memahami peran masing-masing dalam menjaga stabilitas nasional.

“Kami percaya Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen besar untuk membangun Indonesia. Karena itu, wartawan, jurnalis, dan media yang bekerja secara profesional, nasionalis, dan idealis tetap diberikan penghormatan sebagai mitra strategis bangsa,” tutupnya.

Sumber: Humas DPP AKPERSI
Editor: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Kapolri Berantas PETI dan Kejahatan Lingkungan di Sumbar, Dugaan Keterkaitan Kelangkaan Solar Diminta Diusut Tuntas
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
PW GP Al Washliyah : Jika Eks Jampidsus Diistimewakan, Kepercayaan Publik terhadap Hukum Bisa Runtuh
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah DKI Beri Apresiasi Tinggi
Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Jangan Coba Ganggu Bahlil, Ormas dan Laskar Golkar Siap Berdiri di Garda Terdepan
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Kiprah di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat

Berita Terbaru