Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!!

DETIK PUBLIK

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:01 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Tengah, Negara NKRI harus bersiap siaga menjaga segala kemungkinan buruk terjadi di Indonesia dibalik peristiwa perang selama sebulan belakangan ini terjadi diluar negeri antara Israel dan Orang yang mana sebaiknya pemerintah Indonesia sedia payung sebelum hujan ketimbang kebasahan pribahasa “, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi rakyat Indonesia di bilangan cijantung jakarta 31/5/2026 via telpon selulernya.

Situasi Perang membawa satu keputusan bersama pada waktu dekat ini untuk menggerakkan perang besar melibatkan 50 Negara besar dan mungkin lebih. Korea Utara Rusia dan China akan memilih perang besar di buka karena kejahatan perang yang menciptakan krisis hebat dalam banyak hal serta kejahatan perang israel sudah tidak bisa di biarkan.

Detik detik arah perang besar akan terjadi ketika Amerika sepakat dengan Israel menciptakan Israel raya dan akan merusak semua negara negara di Tim-Teng yang mau di ambil paksa. Prof Sutan Nasomal menilai hal ini akan melahirkan kehancuran di seluruh negara negara di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah kaprah Israel yang memaksakan diri untuk menjajah semua negara di Tim-Teng. Semua peraturan di Dewan Keamanan PBB telah ditinggalkan dan tak berlaku untuk Israel.

Kejahatan perang yang selama ini di lakukan Israel dan sekutunya kini meruncing mengarah pada kemarahan banyak negara negara yang masih mengutamakan kemanusiaan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH pakar hukum international dan pemerhati geopolitik serta perang di Tim-Teng, menyayangkan semakin mendekat situasi semua negara di dunia ini terpecah dua dengan akhir terlibat perang.

Krisis energi dan krisis lainnya sudah terdampak saat ini memberatkan masyarakat dunia. Harga harga semua jenis makanan dan barang apapun berubah menjadi sangat mahal. Kesulitan luar biasa dirasakan oleh lapisan masyarakat manapun dan dari menengah kebawah terpuruk.

Perang Terbuka secara meluas tidak bisa di cegah. Maka kesadaran mempertahankan kehidupan yang aman hampir sirna. Bila semua gudang senjata pemusnah manusia telah berbicara maka tidak ada satupun yang bisa bernafas lagi.

Dengan jelas Israel dan Amerika menantang semua negara manapun yang tidak mendukung israel raya untuk perang terbuka. Ancaman tersebut resmi di ucapkan Amerika. Maka menjadi catatan khusus bahwa perang ini akan meluas ke mana mana. Saat ini semua pakar perang di dunia sudah menghitung berapa lama lagi persediaan amunisi atau peralatan perang israel dan amerika. Bahkan ambisi israel dan amerika yang ingin cepat menghacurkan iran dengan seluruh kekuatan militer amerika sudah tercium. Prof Sutan melihat zona pembantaian hebat akan terjadi di Tim-Teng karena arah perang saat ini bisa melibatkan 5 negara seperti Kuwait, Oman, Bahrain, Mesir, Iraq, Turkey, Saudi Arabia. Iran sedang menunggu Ibadah Haji selesai dan kontak langsung saling serang bisa terjadi. Israel memang telah memaksakan perang ini semakin dalam agar Tim-Teng hancur bukan karena serangan Israel tetapi terlibat perang dengan sendirinya.

Konflik perang akan bergeser menuju lautan pacivik dan memaksa China dan korut untuk turun besar besaran menjaga negaranya serta melumpuhkan amerika dengan kontak militer langsung. Bisa di duga bahwa Australia dan Eropa akan hadir juga. Tidak ada lagi sejengkalpun tempat yang aman bila semua pemimpin di dunia ini tidak bisa melumpuhkan Amerika dan Israel.

Israel Raya telah menjadi proyek rahasia selama 50 tahun ini guna merampas semua kekayaan di Tim-Teng. Maka saat ini waktunya rencana tersebut di paksakan. Yang lebih menyeramkan semua negara yang berkerja sama dengan amerika dipastikan akan terlibat perang.

Prof Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI agar tidak masuk dalam jebakan perang ini.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonomi Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocates Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

Berita Terkait

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
KAMI Pertanyakan Siapa yang Fasilitasi Konferensi Pers Hotman di Kejagung, Minta Pemeriksaan Internal
Kecam Pernyataan Hotman Paris: Jangan Bangun Narasi yang Membingungkan Publik
Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Irjen Agus atas Prestasi Gemilang Selama Menjabat Kakorlantas Polri
Limbah PT Palma Sumber Lestari Mengalir, Aparat Segera Bertindak atau Biarkan Warga Pasangkayu Menderita?
PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:12 WIB

Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:26 WIB

Kapolres Binjai Perkuat Sinergi dengan Lapas Kelas IIA Binjai, Dukung Pembinaan dan Keamanan Pemasyarakatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52 WIB

Andar Amin Harahap Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Strategis ATR/BPN untuk Atasi Sengketa Agraria

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:58 WIB

Konflik Tiket Jatah Wartawan Warnai Laga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:15 WIB

Perkuat Komitmen Berantas Narkotika, Kalapas Binjai Hadiri Puncak Peringatan HANI 2026 Secara Daring

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:52 WIB

118 Hektare Mangrove di Pasir Limau Kapas Rusak, Kapolda Riau Tangkap 2 Pelaku Pakai Excavator

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:37 WIB

Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir

Berita Terbaru